Tampilkan postingan dengan label lukisan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lukisan. Tampilkan semua postingan

Kekuatan Karya Lukis Hoo Kim Hong - Bagian Kedua

MENONJOLKAN OBJEK UTAMA
            Kehidupan dan tradisi masyarakat Bali dengan sentuhan nilai-nilai religius. Merupakan objek utama yang sering diangkat  Kim Hong dalam berkarya. Detail objek tersebuty ditampilkannya secara persis dengan kondisi aslinya. Bila melukis figur, ia menyajikannya dalam koposisi yang seimbang da volumetris.
            Warna –warna tertentu dan khas yang muncul dari pegunugan cat air diatas kampas, menjadi ciri khas lain yang terlihat pada karya Kim Hong. Objek utamanya disajikan dengan warna-warna kuat. Sedangkan latar belakang dibuat dilepas dengan warna kabur sehingga objek utamanya sangaty menonjol sekalihus menjadi kekuatan penting pada karyannyajika dimologikan dengan dunia fotografi latang belakang yang demikian dapat diperoleh melalui pembesaran diafragma.
Lukisan - Merangkai Bunga 2 - 1993 - Hoo Kim Hong
            Kekuatan warna komposisi dan detail objek yang sangat terperinci menyebabkan penggemar dan kritikus seni Sudarmaji mengelompokkan Kim Hong ke dalam jajaran pelukis aliaran realis. “Jika diperhatikan lebih jauh, bahkan kita dapat pula memasukan karya itu ke dalam aliran super realis” tutur sudarmadji.
Lukisan - Persiapan Menari - 1994 - Hoo Kim Hong
              Super realis, acapkali juga disebut hiper realis atau realis, merupakan aliran yang muncul di Amerika Serikat antara tahun 1960-1970. Di Indonesia memang terlihat seniman beraliran raelis. Karena mereka telah memiliki kemampuan dan ketelitian ektra dalam berkarya. Kmpuan yang demikian selain Kim Hong, dimiliki oleh pelukis  Hamsyah dan M Pramono.
Lukisan - Merangkai Bunga 1 - 1995 - Hoo Kim Hong
Keterampilan Hoo Kim Hong dalm meluikis diperoleh berkat bimbingan pelukis Doho Senjoyo. Dengan memakai cat air dan kuas, ia menyajikan figur sebagi objek utama secara terperinci disertai latar belakang yang kabur sehingga objek tersebut sangat menonjol dan memiliki kekuatan.

Kekuatan Karya Lukis Hoo Kim Hong - Bagian Pertama

Di kalangan seniman, khususnya pclukis beraliran realis, beredar pendapat bahwa keindahan lukisan tak hanya tampil dari objek berupa wanita cantik dan pemandangan indah, tetapi juga dapat berasal dari pemandngan Sungai Ciliwung yang kotor atau pekerja kasar yang tengah bergelut dengan sampah.  "Sumber keindahan itu sebenarnya lebih berpangkal pada kejujuran senimannya demikian anggapan yang antara lain dikemukakan oleh S. Sodjono bapak seni lukis modern Indonesia, sebagai kritik  terhadap pendapat yang menyebutkan bahwa pelukis harus tetap dan slalu menciptakan keindahan bagi mata dan hati pemerhatian ditengah  kodisi Dunia bagaimanapun . pendapat ini antara lain dimana dipegang oleh pelukis Basuki Abdullah yang selalu menampilkan obyek berupa wanita cantik dan pemandangan alam yang indah.
Hoo Kim Hong
Oleh karena itu, Hoo Kim Hong pelukis kelaihran Bali yang kini menetap di Surabaya menggabugkan dua pendapat tersebut di atas untuk menghasilkan karya terbaik. la berusaha mengembalikan seni lukis kepada citra awalnya kepada dasar-dasar keindahan mata dan hati dengan tetap menampilkan objek secara jujur.
Lukisan - Berhias - 1995 - Hoo Kim Hong

Lukisan - Gadis Bali - 1994 - Hoo Kim Hong

GAYA MODERN INTERIOR APARTEMEN - BAGIAN 3


     Turut mengisi dimensi modern interior adalah kursi Costes karya Philippe Stark di area duduk dan
lampu-lampu asal Italia. Walau didominasi produk luar negeri, karya Reza turut mengimbangi dekorasi ruang.
Dengan memanfaatkan springbed yang diberi pelapis, ia ciptakan sofa merah untuk bersantai di area duduk
serta rak televisi yang dibuat dengan penyelesaian laminating.

     Linda pun terkadang ikut menyumbangkan pernik-pernik khas negara yang ia kunjungi. Koleksi bola dan
pemukul softball antara lain ia letakkan pada rak di ruang tidurnya. “Piring keramik dan kaleng yang saya
bawa dari Teheran, Arab, dipajang di pintu-pintu karena kebetulan Bobos suka. Namun tambahnya, “Ada,
lampu tempel seperti obor yang saya beli di Barcelona tidak jadi dipajang karena Bobos bilang nggak bagus,”
katanya sambil tertawa.
GAYA MODERN INTERIOR APARTEMEN

Kepiawaian sang adik dalam memberi alternatif desain yang sesuai karakter Linda  terbukti menjadi jalan
demi terekspresikannya karakter sang penghuni di kediaman bersama. Jiwa sportivitas terpancar optimal lewat
sajian interior yang dinamis, bergaya simpel modern. 

GAYA MODERN INTERIOR APARTEMEN - BAGIAN 2


     Satu waktu, wanita penggemar puisi ini pernah berkeinginan mengganti interior menjadi bergaya klasik,
tapi Reza yang berpanggilan Bobos spontan menolak dengan alasan tak sesuai dengan karakter Linda yang
dinamis. Alhasil, alternatif furnitur dan elemen interior pun selanjutnya terfokus pada gaya modern yang
simpel, tapi tak berkesan kaku. Untuk sofa di area duduk – area favorit yang sering menjadi tempat tidur
kedua Linda – misalnya, dipilih yang comfortable berwarna merah cerah dengan penambahan bantal-bantal

     Mengingat luas flat yang terbatas, pengoptimala ruang Reza siasati melalui pemanfaatan setiap lekuk
diding menjadi lemari built-in. Aplikasi desain yang menyodorkan satu desain interior minimalis yang terasa
clean.
GAYA MODERN INTERIOR APARTEMEN

WARNA DINDING DINAMIS. Aplikasi desain yang cenderung mengikuti tren interior masa kini tampak
diterapkan juga pada sapuan dinding. “Saya sempat terkejut saat pertama melihat warna hijau dikamar tidur.
Apa nggak bikin silau?” Linda menuturkan kesan pertamanya. 
GAYA MODERN INTERIOR APARTEMEN

Namun, lagi-lagi sang adik berargumen dengan
mengatakan warna tersebut sedang in dan cocok dengan interior modern. Pada dinding lainnya, kakak beradik
ini akhirnya bahkan kompak mengecat bersama dinding itu dengan warna kuning cerha yang dibuat bertekstur.

GAYA MODERN INTERIOR APARTEMEN - BAGIAN 1


Penggemar olahraga sofball Indonesia bisa dipastikan tak asing lagi mendengar nama Linda Wahyudi. Mantan
atlet softball tim nasional (1978-1990) yang kini menekuni karier sebagai penanggungjawab acara olahraga
di layar RCTI.

     Hobi perjalana (travelling) sebenarnya latar utama yang mendorongnya terjun serius ke dunia olahraga dan
broadcasting. “Biar bisa keliling dunia tanpa menggunakan uang orangtua,” demikian ia dulu bercita-cita.
Apalagi berlatar pendidikan Jurusan Komunikasi, FISIP, UI, serta pengalaman menjadi wartawan sebuah
tabloid olahraga selama tujuh tahun, bertambah klop-lah paduan dua dunia itu.
GAYA MODERN INTERIOR APARTEMEN
INTERIOR MINIMALIS. Sejauh manakah spirit dinamika dunia olahraga mempengaruhi interior kediaman
sosok wanita aktif ini? Tak disangka jika di balik tampak depan flat sederhana – bangunan tahun 1960-an
tempat tinggal bagi kalangan yang bekerja di instansi pemerintah –, tersimpan interior modern yang dinamis.

     “Terus terang saja, saya tergantung dengan adik saya – desainer interior Reza Wahyudi – untuk urusan
interior rumah,” ujar Linda yang tinggal bersama sang adik. Saya akui ia seorang advisor yang baik. Dan
kebetulan saya suka dengan gaya desain-nya yang simpel modern, tidak perlu banyak detail hingga tak
berkesan ramai.”tambahnya.

Hotel di Kehijauan Hutan Tropis - Bagian Keempat


Bar hotel di puncak tangga ganda, dihiasi patung­patung Komoro yang memperkaya pemandangan lanskap dari arah jendela. (bawah)

suku Komoro dan Asmat yang mengasimi­lasikan bangunan dengan budaya lokal jelas menambah keistimewaannya di samping tata letak bangunan yang menyusup ke hutan.  Berbagai ukiran mulai dari pernik mungil hingga patung berukuran tiga meter terdapat pada area bar dan halaman masuk.
Tipikal rumah lrian memang tidak terda­pat dalam arsitektur hotel bergaya tropis yang didesain simpel klasik berdasarkan kondisi alam dan ketersediaan materi.
Cool. Hotel di Kehijauan Hutan TropisWood, Hotel di Kehijauan Hutan Tropis
Di tepi kolam renang yang menyerupai laguna, sosok rumah lrian hadir dalam fungsinya sebagai bar.
 Hotel di Kehijauan Hutan TropisHotel di Kehijauan Hutan Tropis
Hotel di Kehijauan Hutan Tropis
Namun, di tepi kolam renang yang menye­rupai laguna, sosok rumah lrian hadir dalam fungsinya sebagai bar,
Sebuah museum bernama lrian Jaya Room di dalam hotel dibangun untuk menghormati penduduk lokal serta budaya mereka.  Sarana video digunakan untuk me­nampiikan sejarah natural dan kultural yang dipertunjukkan dalam format besar.  Reser­vas alam dan budaya lokai memang tetap mer)lad tujuar hotel yang pembangunan nya berlangsung pada 1992 h ngga 1994.  Rebo sas hutan pun menjadi salah satu program d dalam proses pengembangan arsitektur berwawasan lingkungan ini

Hotel di Kehijauan Hutan Tropis - Bagian Ketiga


TROPIS ETNIK
Desain penginapan bergaya tropis yang luasnya mencapai 10.000 meter persegi, dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 5 hektare dengan menggunakan materi alam,dalam negeri, seperti kayu merbau asal lrian Jaya untuk sambungan (trim) dan lantai, serta kayu sungkai dari Sumatra untuk pintu-pintu dan furnitur.  Perangkat interior yang mengangkat elemen etnik, seperti lukisan, tekstil, artefak, dan ornamen antik tidak saja diambil dari kekayaan seni penduduk sekitar, tetapi juga dari seluruh kawasan Indonesia.
Hotel di Kehijauan Hutan Tropis
Marry Ann Murphy yang bertanggung jawab dalam hal pengisian kriya memberi sentuhan khusus dalam mondekorasi kamar tidur yang berjumiah 84 buah.  Setiap kamar dihiasi tekstil tradisional dari wilayah berbeda sehingga karakter yang timbul pun memiliki keunikan sendiri-sendiri.
Hotel di Kehijauan Hutan Tropis
Keberadaan elemen etnik lndonesia yang menawarkan warna-warna alam sa­ngat menunjang kehangatan atmosfer struktur kayu dan platon yang dijalin dari buluh bambu Keotentikan seni ukir primitif
Hotel di Kehijauan Hutan TropisHotel di Kehijauan Hutan Tropis
Keanggunan tangga ganda menghantarkan tamu-tamu ke lantai atas bangunan utama untuk mencapai jembatan menuju bungalo.

Hotel di Kehijauan Hutan Tropis - Bagian Kedua


Selain tata letak bungalo yang memen­car, kiat menyatukan sosok bangunan ke alam dilakukan dengan memanfaatkan materi seperti kayu dan batu dalam wujud aslinya.  Dinding lantai dasar bangunan utama yang di antaranya meliputi lobi dan resto, terdiri atas susunan batu ekspos yang diambil dari sungai di dekat lokasi hotel. Pada unit-unit bungalo yang didesain seperti rumah pangung, susunan batu ini dimanfaatkan sebagai kaki penyangga.  Konstruksi panggung terutama dilakukan untuk memelihara vegetasi alam, mempertahankan resapan air hutan, dan mengura­ngi dampak iklim hujan tropis terhadap bangunan.  Di samping itu, ketinggian yang dicapai pun memungkinan pengoptimalan sudut pandang ke arah hijaunya panorama hutan.
Dekorasi Rumah
Jembun ganda yang di hawah dilengkapi penyekat anti serangga, menghubungkan bungalo dengan bangunan utama. 
Dekorasi Rumah
Menara-menara pengawas ditempatkan di setiap ujung modul bungalo. lokasi hotel dilihat dari atas.

Patung-patung setinggi tiga meter di halaman depan, dibuat oleh suku Komoro untuk menyambut tamu-tamu yang datang.

Hotel di Kehijauan Hutan Tropis - Bagian Pertama

Hotel di Kehijauan Hutan Tropis
Di tepi indahnya belantara lrian Jaya, hotel berstandar internasional Sheraton Inn tampak menyatu dengan alam karena bangunan utama dan unit-unit bungalo berlantai dua ditata menyusup ke dalam hutan.  Untuk menghubungkan setiap unit bungalo yang masing-masing memiliki 16 kamar tidur, disediakan jembatan-jembatan berpenyekat antiserangga yang desainnya mementingkan kedekatan alam.  Menurut Robert Steul, salah satu arsitek dari kon­sultan arsitektur yang berpusat di Missouri, Amerika Serikat keistimewaan tempat per­istirahatan tersebut terletak pada prinsip dasar desainnya yang berusaha memini­malkan dampak bangunan terhadap ling­kungan.

Konstruksi panggung terutama dilakukan untuk memelihara vegetasi alam, mempertahankan resapan air hutan, dan mengurangi dampak iklim huian tropis terhadap bangunan.

Han Meubel : Karya Anak Bangsa - Bagian Kedua


Han Meubel : Karya Anak Bangsa - meja kayu banyak
Kegigihan Han memasarkan produknya ke seluruh dunia telah menarik united Nations  Programme mengirim seorang peneliti barang antik dari pelelangan Christie's, London bernama Jean-Marie van lsacker yang mengajarkan pengetahuan desain klasik secara utuh.  Dengan hasil yang semakin mendekati kesempurnaan, Han membuat rep!ika dari Rijksmuseum, Belanda; Versailes.  Prancis: dan Cambridge, London.  Yang dapat dibanggakan lagi, ukiran kha-.  Eropa, C;na, dan Timur Tengah yang dihasilkan, dibuat dieh para pengukir lokal hasil tempaan Han.

Ketersediaan bahan baku dan tenaga keria yang melimpah, membuatnya seialu OPtimis bergerak di bidang ini.  Kesuksesan fainnya diraih dari keberhasilan menggarap Proyek Pemerintah Jepang untuk mengisi interior Pusat Kebudayaan lnggris di Shirakawa, kurang lebih 3oo km dari TOkYO, 'tahun 1994.' Kemegahan furnitur Inggris zaman Ratu Victoria abad Xii hadir.kembali dengan kadar orisinalitas yang amat kental. dan itu membuktikan betapa Prestasi anak Indonesia yang tergabung dalam Han Meubel mampu menyelami budaya historis negara lainuntuk bersaing di blantika internasional. 

Han Meubel : Karya Anak Bangsa


Han Meubel : Karya Anak Bangsa - Kursi Kayu
 Karya replika Han sangat mendkati keahlian. Berkat kerjasama dengan seoarang ahli dari pelelangan Christie’s dapat dipastikan bahwa replika Han Meubel memiliki pois desain yang dapat ditelusuri asal-usul sejarahnya.

For those who seek the very finest, itulah kalimat yang menawarkan kualitas dari The Han Sien, 67, pemilik perusahaan Han Meubel yang mengspesialisasikan usahanya di bidang pembuatan replika mebel Idasik Eropa, Amerika, Cina, dan Timur Tengah.
Kualitas yang menjadi keunggulan replika Han pada prinsipnya berdasar pada proporsi bentuk seperti yang diajarkan oleh alam kepadanya.  Kekuatan proporsi ini pulalah yang membuat Han secara yakin terus meniti celah bisnis pembuatan mebel klasik yang harus bersaing dengan mebel berdesain modern.
Pilihan Han ternyata memiliki nilai strategi ekonomi tinggi. la hanya menghasilkan produk yang benar-benar dibutuhkan konsumen. Ke berhasilan namanya di blantika Eropa pun tidak lain berkat mengandalkan prinsip tersebut.
Saat memperoleh kesempatan dari Badan Pengembangan Ekspor ,Nasional(BPEN) untuk berpam eraln gratis di Rotterdam tahun 1979 Han berhasil men jual, habis seluruhi mebelnya yang berdesain Belanda klasik.  Han memang tidak berpretensi membentuk selera pasar, yang dilakukannya adalah membaca kebutuhan konsumen yang masih diwarnai semangat historis.  Misalnya, ia membuat replika mebel Louis XIV atau XV yang kaya fekukan untuk dipasarkan di Prancis atau desain Sheraton Amerika kolonial yang memancarkdn spirit dunia baru untuk dipasarkan di Amerika, serta keanggunan Chippendale dan untuk konsumen inggris yang semuanya dibentuk lalui kehalusan teknik penyambungan kayu (woodjoint).

Keterpaduan Lukisan dan Bingkai - bag.2


Lukisan Abstrak Affandi
GEMAR BEREKSPERIMEN

Pauline talk hanya menggunakan cat minyak, tapi bereksperimen dengan menggunakan berbagai bahan untuk mencari sebuah warna.  Misainya, ia menggunakan akar-akaran seperti kunyit (Curcuma domestika) untuk menghasilkan warna kuning.  Acapkali, ia memanfaatkan payet, manik-manik, dan batu-batuan yang disusun membentuk flora, fauna, dan figur.
Keindahan lukisan karya Pauline kian menonjoi dengan adanya bingkai hasil rancangan Pedro Hincueldeyn, suaminya.
Seperti halnya Pauline, karya Pedro pun memiliki keunikan tersendiri, yaitu pada bahan baku dan pola bingkai. la lebih suka menggunakan kayu-kayu bekas yang kemudian dicukil untuk mendapat motif tertentu, seperti geometris dan sulur.
Untuk menciptakan tekstur, Pedro menggunakan bubuk kayu atau bubur kertas.  "Bubur kertas ini saya buat sendiri dari campuran potongan kertas dan lem sagu," tutur pria yang dulu aktif sebagai

Sepenggal frasa - "mata adalah jendela jiwa" - yang diresapi dan diyakini maknanya, membuat karya-karya Pauline dan Pedro memiliki riwayat sendiri-sendiri dan menyimpan paduan simbol kejadian hidup mereka.

Desainer interior la, kemudian m emilih warna bingkai yang diambil dari salah satu warna yang dipakai dalam lukisan Pauline sehingga antara bingkai dan lukisan terdapat keterpaduan yang sulit dibedakan.
Karya lukisan dan bingkai pasangan Hincueldeyn, selain di negara asal mereka (lrlandia), pernah dipamerkan di Prancis, Australia, Amerika Serikat dan Indonesia (Jakarta).  Karya-karya mereka juga dikoleksi oleh berbagai kalangan dan lembaga, seperti perpustakaan dan gedung-gedung pemerintahan.
Dengan menganggap warna sebagai sumber pesona, pasangan Hincueldeyn terus berusaha menghasilkan karya seni yang bernilai estetis tinggi. 

Keterpaduan Lukisan dan Bingkai

Keterpaduan Lukisan dan Bingkai
Keterpaduan lukisan dan Bingkai
Kerja sama pasangan suami isteri Pauline Solon dan Pedro Hincueldeyn, menghasilkan keterpaduan antara lukisan dan bingkai schingga menyulitkan kita dalam mernbedakan antara keduanya.

Warna yang terpendar dari alam raya merupqkan sumber pesona bagi Pauline Solon, pelukis kelahiran Galway, lriandia pada 5 Mei 1949.  Pohon, bunga, burung, sungai dan perubahan musim yang akrab dengan dirinya sejak kanak-kanak, menggugah jiwanya untuk menuangkan objek tersebut ke dalam kanvas.  "Saya yakin, kebebasan menyatu dengan alamiah yang menumbuhkan benih-benih niat yang intens untuk melukis," ujar Pauline.
Memang, alam dan segala sesuatu yang ada di sekeliling merupakan sumber ilham baginya.  Pengalaman tinggal bersama masyarakat Berber di Maroko dan berkeliling Turki, Iran, India, serta Nepal, membuat objek-objek lukisannya sangat bervariasi dan dipengaruhi motif-motif traditional negara-negara itu.  Kini, pengaruh aiam dan budaya Bali (tempat tinggainya sejak tahun * 1979) terasa dalam karyanya.