Tampilkan postingan dengan label cantik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cantik. Tampilkan semua postingan

GAYA MODERN INTERIOR APARTEMEN - BAGIAN 3


     Turut mengisi dimensi modern interior adalah kursi Costes karya Philippe Stark di area duduk dan
lampu-lampu asal Italia. Walau didominasi produk luar negeri, karya Reza turut mengimbangi dekorasi ruang.
Dengan memanfaatkan springbed yang diberi pelapis, ia ciptakan sofa merah untuk bersantai di area duduk
serta rak televisi yang dibuat dengan penyelesaian laminating.

     Linda pun terkadang ikut menyumbangkan pernik-pernik khas negara yang ia kunjungi. Koleksi bola dan
pemukul softball antara lain ia letakkan pada rak di ruang tidurnya. “Piring keramik dan kaleng yang saya
bawa dari Teheran, Arab, dipajang di pintu-pintu karena kebetulan Bobos suka. Namun tambahnya, “Ada,
lampu tempel seperti obor yang saya beli di Barcelona tidak jadi dipajang karena Bobos bilang nggak bagus,”
katanya sambil tertawa.
GAYA MODERN INTERIOR APARTEMEN

Kepiawaian sang adik dalam memberi alternatif desain yang sesuai karakter Linda  terbukti menjadi jalan
demi terekspresikannya karakter sang penghuni di kediaman bersama. Jiwa sportivitas terpancar optimal lewat
sajian interior yang dinamis, bergaya simpel modern. 

GAYA MODERN INTERIOR APARTEMEN - BAGIAN 2


     Satu waktu, wanita penggemar puisi ini pernah berkeinginan mengganti interior menjadi bergaya klasik,
tapi Reza yang berpanggilan Bobos spontan menolak dengan alasan tak sesuai dengan karakter Linda yang
dinamis. Alhasil, alternatif furnitur dan elemen interior pun selanjutnya terfokus pada gaya modern yang
simpel, tapi tak berkesan kaku. Untuk sofa di area duduk – area favorit yang sering menjadi tempat tidur
kedua Linda – misalnya, dipilih yang comfortable berwarna merah cerah dengan penambahan bantal-bantal

     Mengingat luas flat yang terbatas, pengoptimala ruang Reza siasati melalui pemanfaatan setiap lekuk
diding menjadi lemari built-in. Aplikasi desain yang menyodorkan satu desain interior minimalis yang terasa
clean.
GAYA MODERN INTERIOR APARTEMEN

WARNA DINDING DINAMIS. Aplikasi desain yang cenderung mengikuti tren interior masa kini tampak
diterapkan juga pada sapuan dinding. “Saya sempat terkejut saat pertama melihat warna hijau dikamar tidur.
Apa nggak bikin silau?” Linda menuturkan kesan pertamanya. 
GAYA MODERN INTERIOR APARTEMEN

Namun, lagi-lagi sang adik berargumen dengan
mengatakan warna tersebut sedang in dan cocok dengan interior modern. Pada dinding lainnya, kakak beradik
ini akhirnya bahkan kompak mengecat bersama dinding itu dengan warna kuning cerha yang dibuat bertekstur.

GAYA MODERN INTERIOR APARTEMEN - BAGIAN 1


Penggemar olahraga sofball Indonesia bisa dipastikan tak asing lagi mendengar nama Linda Wahyudi. Mantan
atlet softball tim nasional (1978-1990) yang kini menekuni karier sebagai penanggungjawab acara olahraga
di layar RCTI.

     Hobi perjalana (travelling) sebenarnya latar utama yang mendorongnya terjun serius ke dunia olahraga dan
broadcasting. “Biar bisa keliling dunia tanpa menggunakan uang orangtua,” demikian ia dulu bercita-cita.
Apalagi berlatar pendidikan Jurusan Komunikasi, FISIP, UI, serta pengalaman menjadi wartawan sebuah
tabloid olahraga selama tujuh tahun, bertambah klop-lah paduan dua dunia itu.
GAYA MODERN INTERIOR APARTEMEN
INTERIOR MINIMALIS. Sejauh manakah spirit dinamika dunia olahraga mempengaruhi interior kediaman
sosok wanita aktif ini? Tak disangka jika di balik tampak depan flat sederhana – bangunan tahun 1960-an
tempat tinggal bagi kalangan yang bekerja di instansi pemerintah –, tersimpan interior modern yang dinamis.

     “Terus terang saja, saya tergantung dengan adik saya – desainer interior Reza Wahyudi – untuk urusan
interior rumah,” ujar Linda yang tinggal bersama sang adik. Saya akui ia seorang advisor yang baik. Dan
kebetulan saya suka dengan gaya desain-nya yang simpel modern, tidak perlu banyak detail hingga tak
berkesan ramai.”tambahnya.

Gereja Pohsarang, Klimaks Sebuah Desa - Bagian Keempat


BERSAHAJA
Secara keseluruhan, materi batu ka mendominas bangunan.  Penggunaan ma­teri ini menciptakan kesan penampilan yang bersahaja dan akrab dengan kondisi alam sekitar.
Sistem penerangan diciptakan sealami mungkin dengan sedikit bukaan berupa tingkap cahaya (skylight) di puncak atap.  Sorotan sorotan sinar ygng masuk dipadu dengan reng-reng dan genteng yang di ek­spos begitu saja, menghasilkan suasana pedesaan yang hangat.  Disertai iringan musik (liturgi) yang menggunakan gamelan dan gending Jawa, suasana inkul turasi begitu menyatu dan membuat "se
 Altar, Gereja Pohsarang, Klimaks Sebuah Desa
Tingkap cahaya di puncak atap meniadi unsur penerang alami baqi terciptanya suasana gereja yang sakral. 
Ornamen altar Vang diukir dengan sangat halus terbuat dari susunan batu bata dengan perekat pasir dan tetes tebu. 
Pemandangan spektakuler dari altar gereja.

Gereja Pohsarang, Klimaks Sebuah Desa - Bagian Ketiga


Bangunan gereja terdiri dari dua bagian yang menyatu dengan dua atap yang terpi­sah.  Bangunan utama yang merupakan ba­gian dari altar dan ruang ibadah mengguna­kan atap perisai dengan puncak atap diberi sentuhan arsitektur Batak plus salib yang ornamentik, sedangkan atap bagian seram­bi merupakan atap pelana sebagaimana umumnya arsitektur Nusantara.  Yang unik dari struktur kedua atap ini adalah diguna­kannya struktur kabel tarik.  Pada atap peri­sai struktur kabel tarik ini menghasilkan ruangan bebas kolom dan bebas kuda-kuda struktur.  Struktur kabel tarik merupakan teknologi modern yang sederhana, tetapi tetap sesuai dengan arsitektur gereja tradi­sional.
Arsitektur altar diinspirasikan dari arsi­tektur bernapaskan Trowuian, yang terbuat dari susunan bata penuh ornamen, dan di­ukir sangat halus oleh penduduk setempat.
Kayu, Gereja Pohsarang, Klimaks Sebuah Desa
Dua prototipe bentuk atap, yaitu atap bangunan tradisional Batak Simalungun dan Batak Toba. 
Atap bangunan Batak Simalungun yang biasa disebut Balai Bolon merupakan atap utama bagian altar. (kanan)

 Ruang umat (ibadah) terdapat di depan altar dengan kondisi ruang yang cukup
luas.  Namun, tidak seperti gereja~gereja pada umumnya yang menggunakan bangku-bangku - ruang umat di sana dibiar­kan kosong. lbadah dilakukan hanya dengan duduk bersila di lantal, Deralas ti­kar.

Gereja Pohsarang, Klimaks Sebuah Desa - Bagian Kedua


BANGUNAN SUCI TRADISIONAL
Arah masuk dapat dicapai dari segala arah dan pintu masuk utama ditandai de ngan gerbang berupa cand bentar.  Seperti layaknya arsitektur H ndu Kunc, sesudah candi bentar terdapat al ng-al ng yang berupa menara lonceng yang tersusur dari batu.  Bangunan gereja terietak di bagia paling atas dan dibatasi oleh dinding bat sebagai batas imaiinasi area gereja.  Perja lanan naik turun dan berkelok-kelok, meru pakan perjalanan prosesi tersendiri.  Prose si yang diilhami dari bagian tata upacara adat Jawa, yang kini menjadi prosesi dari perjalanan menuju persiapan dalam doa.
Hitam Pucuk, Gereja Pohsarang, Klimaks Sebuah DesaHitam Pucuk, Gereja Pohsarang, Klimaks Sebuah Desa

Gereja Pohsarang, Klimaks Sebuah Desa - Bagian Pertama


Gereja tidak lagi berupa bangunan menjulang tinggi ke atas, tetapi lebih berbentuk sebuah "kemah" bebas bentang dengan orientasi melingkar.

Di Sebuah desa di puncak bukit, dekat kota Kediri (Jawa Timur), hadir sebuah gereja kecil yang sangat unik dan kaya akan bentuk maupun makna.  Gereja ini begitu menyatu dengan alam dan masyarakatnya yang ramah, seolah saling melengkapi.  Sulit dibayangkan, bila kedua unsur yang sudah menyatu tersebut dipisahkan.
Hitam, Gereja Pohsarang, Klimaks Sebuah Desa
Gereja Pohsarang dirancang oleh arsi­tek Belanda Mac Laine Pont pada tahun 1936.  Dalam karyanya ini Gereja Pohsarang - ia mencoba menghadirkan suatu karya arbiter yang memadukan kekuatan­kekuatan lokal baik berupa arsitektur, budaya, masyarakat maupun alamnya (memiliki "jiwa tempat"), ke dalam sebuah arsitektur gereja yang unik, fungsional can
inkulturatif (menyerap kebudayaan dan adat istiadat setempat).
Arsitektur gerejanya sendiri merupakan perkembangan dari arsitektur gereja mo­dern.  Gereja tidak lagi berupa bangunan monumental yang menjulang tinggi ke atas (dengan denah berbentuk salib seperti Gereja-Gereja Katedral pada umumnya), tetapi lebih berbentuk sebuah "kemah" bebas bentang dengan orientasi melingkar.  DI samping itu, juga menekan­kan pada komunikasi yang ba k antara pemimpin umat (pastor) dengan umatnya.  Namun, modernisasi gereja Pohsarang bukanlah sesuatu yang dipaksakan karena ia seolah hadir begitu saja secara wajar

Desain Rumah Sculpture 3 (Denah dengan Dua Aksis)


Desain Rumah Sculpture
DENAH DENGAN DUA AKSIS
Denah terdiri dua aksis yang digeser dengan suatu titik as, dan di sela-sela rotasi akan dimanfaatkan untuk berbagai macam potensi seperti penghadiran efek tingkap cahaya (skylight) dan efek perspektif.  Beton melengkung akan dibuat di ujung teras belakang untuk menyatakan pene­kanan rumah yang pada bagian belakang dimanfaatkan sepenuhnya sebagai potensi pemandangan.
Desain Rumah Sculpture
Penekanan bentuk lengkung tersebut dimaksudkan sebagai upaya mengurangi sikap bangunan yang pada bagian depan­nya diblok, tetapi pada bagian belakang dibuka hampir total.  Transparansi yang di­harapkan adalah luas bangunan yang relatif kecil bersatu dengan alam yang begitu besar, sehingga kesan rumah akan lebih besar dari aslinya.  Rencana atap berupa atap datar dengan materi beton dan bebe­rapa tingkap cahaya yang bisa menghasil­kan bayangan berubah-ubah terhadap dinding, sepanjang hari.  O(ML)

Seni Etnik Indonesia untuk Interior Modern - Jakarta 5

Kerak Telor Jkt 48
Jakarta
Kabar gembira bagi dunia interior di Indonesia dengan pe­luncuran produk fabric - untak keperluan ruang dan dekorasi ­dari Prancis yang merupakan ko­Icksi eksklusif Pierre Frey, Paris di Romantik Interior Jln.  Pangli­ma Polim SB, Jakarta Selatan, pada 1 November Ialu.
Pierre Frey Jakarta
Patrick Frey, pemilik dan desainer perusahaan kcluarga Pierre Frey, memilih Romantik Interior sebagai satu-satunya di­stributor utama di Inionesia.  Pierre Frey dikenal sebagai perusahaan yang memproduksi beragam produk seperti fabric, keperluan rumah tangga dari linen, aksesori interior yang me­rupakan basil tenunan atau ecta­kan tangan.  Koleksinya yang ter­sebar di mancanegara antara lain di Eropa, Amerika Serikat, Afri­ka Selatan, Australia, Selandia Barn, Amerika Selatan dan Asia, termasuk Indonesia, menunjuk­kan kesuksesan Pierre Frey da­lam bidangnya, yang tak lepas dari peran karyawan, kualitas servis, dan daya kreativitas yang tinggi, serta strategi distribusi menembus pasar dunia. * (op)

Seni Etnik Indonesia untuk Interior Modern- Jakarta 4

kerak-telor_jkt48

Jakarta
Beherapa waktu yang Ialu di Galeri Kedutaan Besar Australia, Jakarta, dipamerkan karya tujuh orang seniirnan grafis Aborigin.  Melalui karya mereka, para se­niman ini menunjukkan pada du­nia bahwa orang Aborigin adalah pemilik dan mdik tanah Austra­lia.
Yang paling mendasar dari pameran karya seni grafis adalah kemampuannya untuk membuat rephka gambar schingga hasjlnya dapat dinikmati oleh kalangan luas.  Robert Camphell Jr, Ellen Jose, Banduk Marika, Sally Morgan, Jimmy Pike, Pooaraar, Bede Tungutalam adalah ketujuh seniman tersebut.  Inilah salah sa­tu karya Pooaraar yang berjudul "Kangooro Spiritman" (1988).

Seni Etnik Indonesia untuk Interior Modern - Jakarta 3

Ondel-ondel jakarta

Jakarta
Melalui proses panjang perja­lanan budaya majalah Laras, beragam koleksi seni etnik Indonesia berhasil terckam dalam wujud sehuah buku. Indonesian Ethnic for Modern Interior.  Acara peluncuran buku basil upaya bersama dan apre­siasi Bank Niaga dibuka olch Menteri Depdikbud Prof.  Dr. Ing.  Wardiman Djojonegoro pada 23 November di Financial Club, Jakaita.
Berbagai kalangan hadir da­lam acara tersebut, seperti para duta besar untuk Indonesia, de­sainer, senirupawan, pengusaha, dan tentu saja pemilik rumah yalig foto kediamannya meng­isi helai demi helai halaman bu­ku. Acara peluncuran yang diisi dengan presentasi slide serta repertoir Paniradia Seri Gemilang menjadi antiklimaks yang melega­kan.  Tentu saja ada rasa bangga dan syukur yang menyer­tai.

Seni Etnik Indonesia untuk Interior Modern - Jepang

Tokyo jepang gunung fuji

Jepang
Maraknya pertumbuhan hotel dan restoran di dalam maupun di luar negeri, membangkitkan ke­inginan untuk menyelenggarakan sebuah pameran mengenai hotel dan restoran.  Para eksekutif Japan Management Association (JMA) mengumumkan Hoteres Japan Expo, pameran mengenai ho­tel dan restoran yang terhesar di Asia yang akan diselenggarakan olch pihak JMA pada bulan Maret .  Pernyataan tersebut diumumkan pada seminar schari yang diadakan 26 Oktober Ialu di Financial Club, Jakarta.
Pameran Hottres Japan Expo akan berlangsung selama empat hari dan dibuka tanggal 12 Maret di Tokyo International Fair Ground, Harumi.  Sebanyak 620 perusahaan Jepang dan interna­sional beserta produk-produknya akan ikut serta, demikian diuta­rakan oleh pembicara seminar Yoshikazu Ohtani, General Manager Divisi Pameran JMA dan Nobuo Ogawa, Presiden Di­rektur JMA. * (op)

Seni Etnik Indonesia untuk Interior Modern - Bandung

bandung -  gedung sate
Bandung
Cat air merupakan media pengungkapan seni yang unik dan sulit.  Keunikan dan kesulitan ter­sebut ternyata sangat diminati olch seorang pelukis wanita, Donna M. Backues, yang mengge­lar hasil karyanya 18 November ­- 2 Desember Ialu di Galeri Ban­dung, Bandung.
Lulus sebagai sarjana seni ru­pa pada tahun 1985 dari Sout­hern @ois Unviersity, Donna memilih bekerja di bidang seni grafika.  Sejak kedatangannya ke Indonesia pada tahun 1989, Don­na mensartib perhatian besar jpa­da cat air.  Selama enam tahun terakhir, pclukis wanita ini her­kembang terus menggunakan me­dium seni tersebut.  Selain inspi­rasi yang diperolch dari keadaan longkalingan Indonesia, karya-ka­rya y" dipamerkan di Galeri Bandung ini menunjukkan usaha mutakhirnya dengan permainan warna-warna yang mempunyai ci­ri khas tersendiri. * (op)

Seni Etnik Indonesia untuk Interior Modern - Jakarta 2


jakarta monas
Jakarta (2)
Setelah sekian lama diakui sebagai aliran besar dalam seni rupa, baru kali ini pameran khusus lukisan kubisme digelar di Jakarta.  Duta Fine Arts Founda­tion Jakarta bekerja sama de­ngan Pusat Kebudayaan Prancis Jakarta dan maskapai pener­bangan Prancis dalam menye­lenggarakan acara tersebut baru-­baru ini.
Menurut Didier Hamel, pe­ngelola Duta Fine Arts Gallery, pameran ini diadakan untuk memberi inspirasi bagi seniman­-seniman Indonesia serta mening­katkan apresiasi para pencinta seni.  Berbagai lukisan kubisme dari Indonesia seperti karya Abmad Sadah, Mochtar Apin, R. Pranajaya, Han Snel, dan dari Eropa seperti karya Arnold Guerlinck, Gerard Tesson, serta Jan Aniserowiez digelar untuk menjembatani dua budaya berbe­da yang menyatu dalam keuniver­salan seni modern penghujung abad 21. 0 (HN)

Seni Etnik Indonesia untuk Interior Modern


etnik jakarta
Sebagai hasil perialanan budayanya Laras menerbitkan sebuah koleksi besar Seni Etnik Indonesia pilihan untuk interior.  Buku setebal 160 halamon ini dirancang dalam tata warna dengan pengantar sangat informatif.  Setlap seni etnik yang ado di buku ini merupakan penggalian dari khasanah budaya bangsa yang mampu memberikan napas baru baqi interior rumah.
Jakarta
Banyak orang tidak memper­hatikan perbedaan antara hasil cetak asli dengan reproduksi.  Berdasarkan hal itu, Ken Pattern menyelenggarakan pameran her­tajuk "Litho Madness" pada 29 November - 8 Desember Ialu di Erasmus Huis - Kuningan, Jakar­ta. Pameran ini memperlihatkan bahwa seni grafis adalah seni murni dan bukan mcrupakan reproduksi dari tekinik foto.
Ken Pattern, pria kelahiran Canada yang tinggal ditlndonesia selama 6 tahun terakhir, mengge­lar 35 karya ectak tangannya termasuk 9 karya terharu dan se­jumlah keeil gambar pensd dan tinta.  Kescluruhan karya yang dipamerkan mengganibarkan pe­mandangan alam Indonesia.  Pameran ini juga memamerkan proses litografi dalam foto, hasil cetak, dan penjelasannya.  Lito­grafi adalah seni menulis/meng­gambar di atas logam/batu, meng­gunakan teknik yang ditemukan di Jerman pada tahun 1970 - an dan telah dipraktikkan oleh banyak seniman termasuk Es­cher, Goya, dan Toulouse Lau­tree.
Dalam pameran ini, Ken mengon­sentrasikan dirinya pada litogra­fi. walaupun ia juga ahli dalam media lain seperti gambar, lukis­an dan cetakan. o(op)

Kantor yang Asimetris dan Kontemporer - Bagian Kedua

Lantai Kantor Asimetris Kontemporer.

KONTEMPORER DAN NATURAL

Desain yang unik dan bervariasi mengesankan interior kantor kontemporer.  Materi batu alam yang mendominasi area lantai misalnya, tampil amat menarik dengan adanya "jalan setapak" yang dide­sain istimewa.  Sejumiah gambar karya ditempatkan di antara lantai batu, seperti menghantarkan kita menuju ke ruang tertentu.
Koridor Bos Kantor Asimetris Kontemporer.

Kesan natural - selain sentuhan materi batu alam pada lantai - terlihat pada seba­gian besar warna furnitur.  Warna natural kayu dipilih sebagai warna utama, sedang­kan aksentuasi warna metal digunakan sebagai warna pendukung.  Keunikannya, beberapa aksentuasi warna metal bahkan ada yang sengaja didesain berkesan karatan. atau bertekstur teknik amplas.

KOMBINASI DUA EKSTREM MATERI
Ruang Rapat Kantor Asimetris Kontemporer.

Kedinamisan ruang dan nuansa harmo­nis diciptakan meialui kombinasi dua ekstrem materi maupun dua ekstrem ben­tuk.  Hal ini terlihat pada perpaduan antara materi lantai batu kali (yang dipernis) dengan materi kaca (sebagai displai gam­bar "jalan setapak"), atau antara materi be­si baja dengan materi kayu seperti terlihat pada sarana presentasi di ruang rapat.  Dari kombinasi dua ekstrem materi ini. tercipta kesan ruang yang kukuh, tetapi juga hangat. Kombinasi dua ekstrem bentuk, tersirat dalam permainan bentuk lengkung dan bentuk-bentuk meruncing yang ada pada furnitur, terutama pada bentuk meja dan bingkai papan tulis putih di ruang atau, kombinasi antara bentuk rak dengan meja resepsionis yang terdapat pada ruang penerima.  Di sisi lain, untuk mengesankan atmosfer ruang yang nyaman, sistem pencahayaan menggunakan down light, dan spot light di beberapa tempat.
Kreativitas yang tinggi, bisa suasana kerja yang mendukung.  Makki Communications mencoba tisipasi, lewat permainan bentuk can kontemporer interior yang spesifikasinya.  

Kantor yang Asimetris dan Kontemporer - Bagian Pertama

Lobby Kantor Asimetris Kontemporer.
Suasana kantor yang harus nyaman, diterjemahkan dalam permainan bentuk asimetris dan kontemporer.  Baik dari segi pembagian ruang, hingga bentuk furnitur yang beraksentuasi bentuk ombak.

Makki & Makki Commu­nication punya kiat tersendiri dalam menghadirkan suasana kantor yang nyaman.  Tidak harus formal, tetapi tetap memenuhi kriteria kantor sebagaimana layaknya.  Sesuai dengan karakteristik bidang pekerjaan yang digeluti, dunia seni  khususnya desain grafis - memungkin­kan lebih bebasnya pengekspresian gaya interior.  Makki & Makki mencoba menerap­kan gaya interior kantor yang tidak formal dan bersuasana seperti rumah (home), me­lalui konsep asimetris.

ASIMETRIS
Toilet Kantor Asimetris Kontemporer.
Berawal dari ide menghindari bentuk­-bentuk simetris, Makki & Makki Communi­cations mengadaptasi bentuk ombak seba­gai penerjemahan bentuk asimetris.  Hal ini ditampakkan dalam bentuk pembagian ruang (denah) yang tidak kaku, bentuk dinding koridor yang melengkung, serta bentuk furnitur dengan variasi bentuk om­bak.  Untuk lebih menghidupkan visualisasi bentuk asimetris tersebut, dinding koridor acapkali sengaja berganti warna.  Selain menghindari kebosanan yang mungkin tim­bul, pergantian warna dinding juga dimak­sudkan sebagai simbolisasi eksperimen yang tak pernah berhenti.
Koridor Kantor Asimetris Kontemporer.
Makki & Makki Commu­nications punya kiat tersendiri dalam menghadirkan suasana kantor yang nyaman.  Tidak harus formal, tetapi tetap memenuhi kriteria kantor sebagaimana layaknya.  Sesuai dengan karakteristik bidang pekerjaan yang digeluti, dunia seni.

Mengembangakan Tipe 65 yang Cantik - Bagian Keempat - Lahan untuk Taman

Ruang Santai Tipe 65.
LAHAN UNTUK TAMAN
Meskipun di bagian belakang m terdapat sisa lahan, keberadaannya dipertahankan untuk menghadirkan unsur alami yang ditata menyatu dengan sosok bangunan.  Unsur penyejuk seperti taman dan kolam amat diperhitungkan dalam proses renovasi.  Selain kolam yang melewati kolong teras depan, upaya mendekatkan sosok bangunan dengan alam ditemui pada teras belakang yang lengkungan lantainya berusa ha melebur ke taman.  Dengan demikian, suasana hangat yang terpantul dari langit-langit kayu serta lantai keramik krem kecokelatan tampak lebih kasual.
Minimalis Rumah Tipe 65.
Dengan cermat Mommy dan Rieke telah memanfaatkan lahan terbatas yang ada.  Peluang menambah ruang ke atas yang diberikan pihak pengembang memang menjadi salah satu keuntungan yang mempermudah proses renovasi.  Lebih dari itu, langkah renovasi, menghasilkan bangunan yang padu, fungsional, serta memiliki prioritas.  Lahan yang terbatas pun tidak perlu dihabiskan untuk menciptakan ruang.  Dengan demikian, alangkah baiknya menyiasati penambahan-penambahan ruang tanpa harus menghabiskan lahan bagi paru-paru atau taman di rumah kita.  C(HN)
Ruang Keluarga Rumah Tipe 65.
Nuansa dinding yang berbeda menjadi penanda baqi perpindahan ruang yang terietak saling berdekatan.

Mengembangakan Tipe 65 yang Cantik - Bagian Kedua

Pilar Rumah Tipe 65.

Di bawah naungan pergola yang juga meneduhi teras, hadirnya sebuah kolam ikan dengan gemericik air pancuran semakin menambah keunikan.

Kolom-kolom beton putih selain menyangga atap pergola, juga meniadi aksen baqi area teras beriantai China slates.

Relung dinding yang kompak untuk pajangan unik membefi kesan simpel pada ruang yang mungil.  Meja kayu yang dipoles dengan menggunakan pasir memiliki nuansa senada warna ruangan.

Hadirnya sebuah kolam ikan dengan gemericik air pancuran semakin menambah keunikan. Wujud unik lain pada area ini ditampilkan oleh tiang-tiang berkesan menggantung yang menggunakan dasar berupa sepatu besi demi kemudahan bongkar pasang di kala mendatang.  Berbeda dari itu, kolom-kolom beton putih yang tahan air dipakai untuk menyangga atap di area teras dan kolam hingga kehadirannya juga berfungsi sebagai aksentuasi.

MEMPRIORITASKAN RUANG-RUANG POKOK

Pasangan pemilik rumah sangat memperhitungkan kebutuhan keluarga akan ruang-ruang yang pokok.  Perlunya menambah sebuah ruang tidur disiasati dengan menciptakan mezanin di daiam kamar tersebut sehingga terdapat satu kamar lagi.
Dapur dan kamar tidur pelayan yang terletak bersisian pun mereka rombak untuk menata penanggah yang merangkap area makan.  Lahan samping yang masih tersisa dimanfaatkan untuk perluasan area servis, ke arah horizontal dan vertikal.  Kamar pelayan yang dipugar, kini terietak pada mezanin yang tampak dari area penanggah bersama sebuah ruang serbaguna.

Kolom-kolom beton putih yang tahan air dipakai untuk menyangga atap di area teras dan kolam hingga kehadirannya juga berfungsi sebagai aksentuasi.

Botol Rumah Tipe 65.

Ruang kcluarga dan area makan dilengkapi furnikur warna natural lembut yang serasi dengan warna pupus pada dinding.

Meja makan dengan desain yang snuai ukuran rumah mungil.  Di bagian belakang tampak dindng yang menerus ke mezanin ara servis lantai dua.


Suasana hangat yang terpantul dari langit-langit kayu serta lantai keramik krem kecokelatan tampi] lebih kasual.

Menurut keterangan Hendro Poernomo  atau biasa dipanggil Mommy, ruang tamu yang tersedia di dalam rumahnya lebih merupakan sebuah ruang masuk (foyer) yang ditata sebigai galeri pribadi.  Ruang berukuran 2x3 meter itu hanya memuat dua buah kursi untuk menerima tamu-tamu formal yang jarang digunakan.  Tamu-tamu dekat biasanya diterima di ruang keluarga atau teras belakang.