Tampilkan postingan dengan label merah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label merah. Tampilkan semua postingan

Mengatasi Problematika Ruang Tidur Anak - Bagian 3


Ruang Tidur Anak Biru
Berbagai ragam penyelesaian (finishing) untuk dinding, baik teknik maupun motifnya dapat Anda pilih untuk mereka.  Motif garis, bunga, maupun kombinasi warna yang diberi aksen border pun tersedia.  Demikian pula dengan perrwihan warna.  Meskipun pembagian warna untuk pria maupun wanita dewasa ini sedikit

Menghadirkan mezanin
maupun mengfungsikan ruang
di bawah atap merupakan solusi
terbaik untuk mengatasi
problematika ruang tidur anak.

Menata ruang tidur anak sekaligus
berfungsi sebagai ruang serbaguna tidak
pertu lagi dipusingkan.

samar, sebaiknya pilihiah sesuai karakter anak usia 6 hingga 12 tahun.
Ruang Tidur Anak Biru Muda
Kini, sudah waktunya jika Anda muiai menuntun putra-putri Anda untuk menghayati betapa kayanya kasanah elernen interior di sekeliling kita.  Demikian pula untuk kita, ternyata perkembangan perancangan tata letak ruang maupun area semakin dapat mengatasi prroblematika yang ada. * (AAm).

Mengatasi Problematika Ruang Tidur Anak - bag.2


Problematika Ruang Tidur Anak
PEMBAGIAN AREA SERTA ELEMEN INTERIOR
Jika telah memutuskan memilih salah satu solusi terbaik bagi ruang tidur serbaguna, sekarang tentukan pula pembagian areanya.  Jangan Anda lupakan bahwa anak-anak pun menghendaki privasi yang sama dengan orang tua.  Oleh karena itu, tatalah di mana sebaiknya penempatan masing-masing fungsi area tersebut.  Apakah area tidur sebaiknya berada di atas?  Atau sebaliknya?  Bagaimana jika hal ini Anda diskusikan bersama putra putri And'a?  Musyawarah dalam keluarga rupanya perlu kita tingkatkan untuk memberikan hak percaya diri si anak.
Memantau hobi anak ternyata membantu pula dalam penataan interior.  Jangan terialu dipaksakan, itu yang terpenting.  Ajaklah anak-anak Anda berperan mem[kirkan interiornya.  Asal tidak menyimpang dari ideologi kategori usia yang telah ditentukan, sebaiknya mereka pun berhak mengekspresikan keinginannya.  Misainya, menghadirkan logo cabang olahraga maupun binatang yang dituangkan meialui dinding, fabrics, atau furnitur dengan teknik sablon atau stensil.

Mengatasi Problematika Ruang Tidur Anak


Ruang Tidur Anak
Bukan hal yang baru jika keterbatasan ruang senantiasa menjadi kendala untuk mewuiudkan impian, khususnya jika kita bicara masalah ruang tidur anak.  Dunia anak dengan berbagai imaji menuntut suatu wahana untuk mengekspresikan  letupan" jiwa mereka.

Menata ruang tidur anak sekaligus sebagai ruang serbaguna memang cukup memusingkan.  Namun, kini lain!  Anda harus menghalau jauh perasaan itu karena apa yang Anda cari telah Anda temukan!  Solusi terbaik bagi tumbuh kembang anak-anak ternyata tidak perlu,d[pusingkan lagi.

DASAR PERENCANAAN
Fungsi, luas, serta siapa pemakai ruang itu merupakan dasar perencanaan yang terbaik untuk menciptakan suasana ruang menjadi nyaman.  Keterbatasan ruang pun bukan lagi meniadi kendala yang tak bisa diatasi.
Mengatasi Problematika Ruang Tidur Anak
Langkah berikutnya, sebaiknya Anda mengkiasifikasikan batasan usia.  Kaii ini yang dipilih adalah kelompok anak usia 6 hingga 12 tahun.  Pemahaman terhadap perkembangan jiwa mereka merupakan langkah awal menciptakan ruang yang nyaman.

Fungsi, tuas, serta siapa pemakai ruang, merupakon dasar perencanaan yang terbaik untuk menciptakan suasana ruang menjadi nyaman.

Area bermain, belajar, serta area tidur sudah menjadi kebutuhan pokok anak-anak seusia mereka.  Akan meniadi pemikiran jika ruang yang tersedia. hanya sekitar 3x3 meter bukan?  Menghadirkan mezanin yang serbaguna di tengah-tengah ruang tidur anak Anda, menjadi salah satu solusi yang sebaiknya Anda lakukan.
Ada hal yang sedikit mengganggu solusi kita, jika plafon terialu rendah, sekitar 3 meter.  Untuk itu, disarankan agar Anda mengambil keputusan mengfungsikan ruang di bawah atap.  Terutama jika memiliki strukturyang memungkinkan (posisi kuda­ kuda).
Bagaimana jika ruang yang kita miliki kebetulan memadai?  Meski tak perlu pusing dengan menghadirkan solusi - mezanin dan ruang di bawah atap - kita pun perlu merencanakan serta menata dengan prima.  Dengan demikian, anak-anak pun tetap memiliki privasi sesuai dengan kebutuhan mereka.

Han Meubel : Karya Anak Bangsa - Bagian Kedua


Han Meubel : Karya Anak Bangsa - meja kayu banyak
Kegigihan Han memasarkan produknya ke seluruh dunia telah menarik united Nations  Programme mengirim seorang peneliti barang antik dari pelelangan Christie's, London bernama Jean-Marie van lsacker yang mengajarkan pengetahuan desain klasik secara utuh.  Dengan hasil yang semakin mendekati kesempurnaan, Han membuat rep!ika dari Rijksmuseum, Belanda; Versailes.  Prancis: dan Cambridge, London.  Yang dapat dibanggakan lagi, ukiran kha-.  Eropa, C;na, dan Timur Tengah yang dihasilkan, dibuat dieh para pengukir lokal hasil tempaan Han.

Ketersediaan bahan baku dan tenaga keria yang melimpah, membuatnya seialu OPtimis bergerak di bidang ini.  Kesuksesan fainnya diraih dari keberhasilan menggarap Proyek Pemerintah Jepang untuk mengisi interior Pusat Kebudayaan lnggris di Shirakawa, kurang lebih 3oo km dari TOkYO, 'tahun 1994.' Kemegahan furnitur Inggris zaman Ratu Victoria abad Xii hadir.kembali dengan kadar orisinalitas yang amat kental. dan itu membuktikan betapa Prestasi anak Indonesia yang tergabung dalam Han Meubel mampu menyelami budaya historis negara lainuntuk bersaing di blantika internasional. 

Han Meubel : Karya Anak Bangsa


Han Meubel : Karya Anak Bangsa - Kursi Kayu
 Karya replika Han sangat mendkati keahlian. Berkat kerjasama dengan seoarang ahli dari pelelangan Christie’s dapat dipastikan bahwa replika Han Meubel memiliki pois desain yang dapat ditelusuri asal-usul sejarahnya.

For those who seek the very finest, itulah kalimat yang menawarkan kualitas dari The Han Sien, 67, pemilik perusahaan Han Meubel yang mengspesialisasikan usahanya di bidang pembuatan replika mebel Idasik Eropa, Amerika, Cina, dan Timur Tengah.
Kualitas yang menjadi keunggulan replika Han pada prinsipnya berdasar pada proporsi bentuk seperti yang diajarkan oleh alam kepadanya.  Kekuatan proporsi ini pulalah yang membuat Han secara yakin terus meniti celah bisnis pembuatan mebel klasik yang harus bersaing dengan mebel berdesain modern.
Pilihan Han ternyata memiliki nilai strategi ekonomi tinggi. la hanya menghasilkan produk yang benar-benar dibutuhkan konsumen. Ke berhasilan namanya di blantika Eropa pun tidak lain berkat mengandalkan prinsip tersebut.
Saat memperoleh kesempatan dari Badan Pengembangan Ekspor ,Nasional(BPEN) untuk berpam eraln gratis di Rotterdam tahun 1979 Han berhasil men jual, habis seluruhi mebelnya yang berdesain Belanda klasik.  Han memang tidak berpretensi membentuk selera pasar, yang dilakukannya adalah membaca kebutuhan konsumen yang masih diwarnai semangat historis.  Misalnya, ia membuat replika mebel Louis XIV atau XV yang kaya fekukan untuk dipasarkan di Prancis atau desain Sheraton Amerika kolonial yang memancarkdn spirit dunia baru untuk dipasarkan di Amerika, serta keanggunan Chippendale dan untuk konsumen inggris yang semuanya dibentuk lalui kehalusan teknik penyambungan kayu (woodjoint).

Keterpaduan Lukisan dan Bingkai - bag.2


Lukisan Abstrak Affandi
GEMAR BEREKSPERIMEN

Pauline talk hanya menggunakan cat minyak, tapi bereksperimen dengan menggunakan berbagai bahan untuk mencari sebuah warna.  Misainya, ia menggunakan akar-akaran seperti kunyit (Curcuma domestika) untuk menghasilkan warna kuning.  Acapkali, ia memanfaatkan payet, manik-manik, dan batu-batuan yang disusun membentuk flora, fauna, dan figur.
Keindahan lukisan karya Pauline kian menonjoi dengan adanya bingkai hasil rancangan Pedro Hincueldeyn, suaminya.
Seperti halnya Pauline, karya Pedro pun memiliki keunikan tersendiri, yaitu pada bahan baku dan pola bingkai. la lebih suka menggunakan kayu-kayu bekas yang kemudian dicukil untuk mendapat motif tertentu, seperti geometris dan sulur.
Untuk menciptakan tekstur, Pedro menggunakan bubuk kayu atau bubur kertas.  "Bubur kertas ini saya buat sendiri dari campuran potongan kertas dan lem sagu," tutur pria yang dulu aktif sebagai

Sepenggal frasa - "mata adalah jendela jiwa" - yang diresapi dan diyakini maknanya, membuat karya-karya Pauline dan Pedro memiliki riwayat sendiri-sendiri dan menyimpan paduan simbol kejadian hidup mereka.

Desainer interior la, kemudian m emilih warna bingkai yang diambil dari salah satu warna yang dipakai dalam lukisan Pauline sehingga antara bingkai dan lukisan terdapat keterpaduan yang sulit dibedakan.
Karya lukisan dan bingkai pasangan Hincueldeyn, selain di negara asal mereka (lrlandia), pernah dipamerkan di Prancis, Australia, Amerika Serikat dan Indonesia (Jakarta).  Karya-karya mereka juga dikoleksi oleh berbagai kalangan dan lembaga, seperti perpustakaan dan gedung-gedung pemerintahan.
Dengan menganggap warna sebagai sumber pesona, pasangan Hincueldeyn terus berusaha menghasilkan karya seni yang bernilai estetis tinggi. 

Keterpaduan Lukisan dan Bingkai

Keterpaduan Lukisan dan Bingkai
Keterpaduan lukisan dan Bingkai
Kerja sama pasangan suami isteri Pauline Solon dan Pedro Hincueldeyn, menghasilkan keterpaduan antara lukisan dan bingkai schingga menyulitkan kita dalam mernbedakan antara keduanya.

Warna yang terpendar dari alam raya merupqkan sumber pesona bagi Pauline Solon, pelukis kelahiran Galway, lriandia pada 5 Mei 1949.  Pohon, bunga, burung, sungai dan perubahan musim yang akrab dengan dirinya sejak kanak-kanak, menggugah jiwanya untuk menuangkan objek tersebut ke dalam kanvas.  "Saya yakin, kebebasan menyatu dengan alamiah yang menumbuhkan benih-benih niat yang intens untuk melukis," ujar Pauline.
Memang, alam dan segala sesuatu yang ada di sekeliling merupakan sumber ilham baginya.  Pengalaman tinggal bersama masyarakat Berber di Maroko dan berkeliling Turki, Iran, India, serta Nepal, membuat objek-objek lukisannya sangat bervariasi dan dipengaruhi motif-motif traditional negara-negara itu.  Kini, pengaruh aiam dan budaya Bali (tempat tinggainya sejak tahun * 1979) terasa dalam karyanya.

Taman Penghias dan Pengarah Jalan - Bag.2



Taman Penghias dan Pengarah Jalan
AKSEN TINGGI RENDAH
Taman belakang yang dikelilingi dinding tinggi beriapis batu kali/tempel menampilkan nuansa alami dari taman tropis.  Upaya pemilik memperhalus kesan baku yang ditimbulkan oleh dinding batu tersebut diwujudkan dari penataan tanaman beraksen tinggi rendah.  Palem jepang yang diatur berjajar dengan ketinggian berselang-seling dengan pisang­pisangan (Helliconia sp) - tanaman favorit pemi 1 - menciptakan irama naik turun yang harmonis dan menyamarkan kesan "dingin" dinding batu.
Kreativitas dalam memanfaatkan lahan yang lebih tinggi dari jalan, penerapan taman pengarah jalan, serta komposisi tinggi rendah tanaman dapat menjadikan sebuah taman tampil indah. 

Rumah Bertema Natal di Cihereng - Bagian Kedua


Meja Makan Merah Rumah Bertema Natal Cihereng
F. Widayanto cukup tanggap dan kreatif.  Buah-buah pinus, bunga-bunga, serta dedaunan yang berada di sekitar lembah diangkatnya sebagai aksesori penataan hidangan Natal.  Buah pinus pun Ialu terasa lebih artistik ditempatkan di sebuah wadah tembaga.  Bunga pisang-pisangan pun serta daun pinus tampak anggun ditata di dalam tempat memasak nasi tempo dulu yang juga dari tembaga.  Di sudut meja, sejenis bunga rotan yang telah dikeringkan serta bunga alang-alang digeraikan indah begitu saja.
Meja Makan Lilin Rumah Bertema Natal Cihereng
Untuk menghangatkan suasana Natal di tengah lembah yang sejuk ini, Widayanto merasa perlu menghadirkan white wine bagi kerabat dekatnya.  Lukisan anak kecil dalam pelukan sang ibu karya Michaelangelo serta genta yang digubah dengan rangkaian buah pinus dan dedaunan pakis gunung, menegaskan simbol makna Natal yang kudus.
Teras terbuka yang sangat kasatmata menerima keindahan alam yang ada, menjadi ide kedua Widayanto.  Di sinilah ia menyediakan kopi panas serta kudapannya di atas jodang dengan perangkat tembaga serta keramik.  Petikan bunga merah di atas dulang, taburan cokelat berbungkus warna emas, serta warna hijau manisan buah pala, menyemarakkan tata hidang suasana Natal kali ini.
Meja Makan Pot Bunga Rumah Bertema Natal Cihereng
Natal yang indah dan Natal yang kudus "berhiaskan" pesona alam bumi Parahiyangan, mampu memberikan makna tersendiri di hati umat Nasrani.  Cahaya lilin pun terus menyala di tengah-tengah tata hidang yang diiringi kidung Natal yang agung, di Lembah Ciherang. 

Rumah Bertema Natal di Cihereng - Bagian Pertama

Meja Makan Rumah Bertema Natal Cihereng

Penghayatan makna Natal kali ini keluar dari imaiinasi seorang keramikus - F. Widayanto ­yang sangat mensyukuri keberadaan kekayaan dan pesona alam bumi kita.  Sebuah tempat tinggal dan sekaligus studio di lembah Ciherang yang terjal di tanah indah Parahiyangan, menjadi pilihan untuk merayakan hari yang teramat kudus, Natal bersama kerabat dekatnya.

Tak harus mewah dan tak harus pula penuh gebyar, F. Widayanto berupaya mengangkat makna Natal bersama kerabat dekat di Lembah Ciherang, Jawa Barat.  Lingkungan alam yang hijau di tengah lembah dan dikelilingi pinus-pinus pegunungan, memberikan kejutan suasana Natal kali ini.
Upaya penataan untuk perangkat maupun pilihan makanan itu sendiri, tak diragukan lagi.  Pilihan penataan utama terletak di sebuah sudut ruang, dengan hidangan utama berupa ayam isi beserta sayuran pelengkapnya.  Di atas meja antik dari Jawa, pesona Natal diwujudkan melalui gaya penataan yang etnik.
Meja Makan Mewah Rumah Bertema Natal Cihereng
Perangkat saji keramik buah karyanya piring dan mangkuk warna natural serta scndok garpu dari besi tempaan, terpadu laras dengan perangkat penunjang dari tembaga/suasa.  Tempat air sup, bahkan sebuah nampan bulat yang cukup  bcsar yang diletckan untuk tempat hidangan utama, semuanya dari tembaga.

Kantor yang Asimetris dan Kontemporer - Bagian Kedua

Lantai Kantor Asimetris Kontemporer.

KONTEMPORER DAN NATURAL

Desain yang unik dan bervariasi mengesankan interior kantor kontemporer.  Materi batu alam yang mendominasi area lantai misalnya, tampil amat menarik dengan adanya "jalan setapak" yang dide­sain istimewa.  Sejumiah gambar karya ditempatkan di antara lantai batu, seperti menghantarkan kita menuju ke ruang tertentu.
Koridor Bos Kantor Asimetris Kontemporer.

Kesan natural - selain sentuhan materi batu alam pada lantai - terlihat pada seba­gian besar warna furnitur.  Warna natural kayu dipilih sebagai warna utama, sedang­kan aksentuasi warna metal digunakan sebagai warna pendukung.  Keunikannya, beberapa aksentuasi warna metal bahkan ada yang sengaja didesain berkesan karatan. atau bertekstur teknik amplas.

KOMBINASI DUA EKSTREM MATERI
Ruang Rapat Kantor Asimetris Kontemporer.

Kedinamisan ruang dan nuansa harmo­nis diciptakan meialui kombinasi dua ekstrem materi maupun dua ekstrem ben­tuk.  Hal ini terlihat pada perpaduan antara materi lantai batu kali (yang dipernis) dengan materi kaca (sebagai displai gam­bar "jalan setapak"), atau antara materi be­si baja dengan materi kayu seperti terlihat pada sarana presentasi di ruang rapat.  Dari kombinasi dua ekstrem materi ini. tercipta kesan ruang yang kukuh, tetapi juga hangat. Kombinasi dua ekstrem bentuk, tersirat dalam permainan bentuk lengkung dan bentuk-bentuk meruncing yang ada pada furnitur, terutama pada bentuk meja dan bingkai papan tulis putih di ruang atau, kombinasi antara bentuk rak dengan meja resepsionis yang terdapat pada ruang penerima.  Di sisi lain, untuk mengesankan atmosfer ruang yang nyaman, sistem pencahayaan menggunakan down light, dan spot light di beberapa tempat.
Kreativitas yang tinggi, bisa suasana kerja yang mendukung.  Makki Communications mencoba tisipasi, lewat permainan bentuk can kontemporer interior yang spesifikasinya.  

Kantor yang Asimetris dan Kontemporer - Bagian Pertama

Lobby Kantor Asimetris Kontemporer.
Suasana kantor yang harus nyaman, diterjemahkan dalam permainan bentuk asimetris dan kontemporer.  Baik dari segi pembagian ruang, hingga bentuk furnitur yang beraksentuasi bentuk ombak.

Makki & Makki Commu­nication punya kiat tersendiri dalam menghadirkan suasana kantor yang nyaman.  Tidak harus formal, tetapi tetap memenuhi kriteria kantor sebagaimana layaknya.  Sesuai dengan karakteristik bidang pekerjaan yang digeluti, dunia seni  khususnya desain grafis - memungkin­kan lebih bebasnya pengekspresian gaya interior.  Makki & Makki mencoba menerap­kan gaya interior kantor yang tidak formal dan bersuasana seperti rumah (home), me­lalui konsep asimetris.

ASIMETRIS
Toilet Kantor Asimetris Kontemporer.
Berawal dari ide menghindari bentuk­-bentuk simetris, Makki & Makki Communi­cations mengadaptasi bentuk ombak seba­gai penerjemahan bentuk asimetris.  Hal ini ditampakkan dalam bentuk pembagian ruang (denah) yang tidak kaku, bentuk dinding koridor yang melengkung, serta bentuk furnitur dengan variasi bentuk om­bak.  Untuk lebih menghidupkan visualisasi bentuk asimetris tersebut, dinding koridor acapkali sengaja berganti warna.  Selain menghindari kebosanan yang mungkin tim­bul, pergantian warna dinding juga dimak­sudkan sebagai simbolisasi eksperimen yang tak pernah berhenti.
Koridor Kantor Asimetris Kontemporer.
Makki & Makki Commu­nications punya kiat tersendiri dalam menghadirkan suasana kantor yang nyaman.  Tidak harus formal, tetapi tetap memenuhi kriteria kantor sebagaimana layaknya.  Sesuai dengan karakteristik bidang pekerjaan yang digeluti, dunia seni.