Tampilkan postingan dengan label Prancis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Prancis. Tampilkan semua postingan

Futuroscope - Bagian Kelima

Futuroscope

Bangunan yang lain kebanyakan sederhana, tetapi tetap dengan teknologi tinggi dalam presentasi maupun penunjang atraksi lainnya.  Satu hal lain yang menjadikan pusat rekreasi ini tidak hanya atraktif di siang hari adalah keberadaan teater di danau.  Pada malam hari akan dipertunjukkan simponi air dengan permainan kembang api, sinar laser, dan aquascene sehingga menampilkan paduan air mancur menari yang sangat megah dan atraktif di antara sosok-sosok bangunan futuristik.
Kecemeriangan pengolahan gubahan massa bangunan dalam taman raksasa ini masih terus akan diuji dengan bertambahnya usia Futuroscope. dan bertambahnya bangunan atau atraksi baru setiap tahunnya. 

Futuroscope - Bagian Keempat


Futuroscope
Bentuk kerucut, balok, segitiga, maupun bola, semua diguna­kan dalam perancangan bangunan di Futuroscope ini.  Kalau dari jauh tampak bangunan kubus terguling dan tertanam di dalam tanah, maka itu adalah Omnimax.  Di dalam rangka transparan dari kubus ini terletak sebuah bola yang merupakan wadah suatu bioskop Imax yang memiliki layar semisphere (permukaan tiga dimensi seperti bola).
Air merupakan -satu unsur penting daiam lingkungan mega­proyek ini, selain danau-danau buatan yang menyejukkan.  Salah satu bangunan Paviliun Komunikasi tampak menampilkan setetes air yang tampil di antara garis-garis horizontal yang menggambar­kan riakan air. lni adalah bangunan Paviliun Komunikasi (Pavilion de la Communication).  Di sini digambarkan bagaimana suatu berita berpindah dalam satuan kecepatan cahaya dari satu tempat di bumi ke belahan dunia lainnya.

Futuroscope - Bagian Ketiga


Futuroscope
Beberapa bangunan yang ada di antaranya Kinemex, menam­pilkan wujud lain dalam idiom arsitekturainya.  Kinemex mencoba menampilkan batu karang kristal terbesar di dunia dengan keting­gian 35 meter, berat lebih dari 250 ton, dan permukaan dinding berupa rangkaian cermin seluas 4250 meter persegi.  Keistimewaan dari gedung ini adalah kemampuan cermin-cermin pembungkusnya untuk membersihkan sendiri permukaannya (self cleaning mirror).  Kinemex menggunakan pengungkit hidrolis untuk mengangkat layar seluas 600 meter persegi sehingga pengunjung bisa keluar dari bawah layar.  Berdaya tampung sebanyak 400 pengunjung, Kinemex pada saat ini menampilkan kehidupan fauna di taman alam Serengeti, di perbatasan Kenya dan Tanzania.
Gedung Permadani Ajaib (Le Tapis Manique) merupakan gedung bioskop Imax biasa yang memiliki keunikan layar kaca di lantai ruangan.  Pengunjung menikmati tontonan tidak hanya dalam dimensi luasan layar, melainkan juga dalam dimensi lain di bawah tempat duduknya sehingga kesan permadani ajaib yang terbang melintasi alam indah benar-benar terasa.  Sistem Double Imax ini dibiarkan terlindung dalam bentuk bangunan yang menggambarkan pipa-pipa orgel sebuah katedral bermandi ca­haya.

Futuroscope - Bagian Kedua

BAHASA BENTUK FUTURISTIK
Paviliun Futuroscope merupakan simbol dari Futuroscope secara keseluruhan, dengan ketinggian 27 meter, bentuk bola berdiameter 17 meter, dan menggunakan dinding kaca seluas 1200 meter persegi.  Bangunan ini menampung kegiatan eksplora­si ilmu, yaitu penjeiajahan bersama kapal Christopher Colombus, Santa Maria, dari gugus atom sampai ke galaksi-galaksi, penjelajahan ke dunia perbankan dan moneter bersama Banques Populair.  Juga penjeiajahan ke dunia fotografi bersama Kodak.
Presentasi dari teknik dan ilmu pengetahuan yang terbaru, yang ditampilkan, di dalam bangunan ini digambarkan sebagai penjeiajahan dari dunia baru yang kecil yang ditemukan Christopher Colombus ke dalam dunia ilmu pengetahuan yang terus berubah. lni diterjemahkan ke dalam bentuk bangunan sebagai matahari (pencerahan) yang terus terbit di atas dinding kaca yang meman­tulkan nuansa langit yang terus berubah mengikuti cuaca dan waktu.

Futuroscope - Bagian Pertama


Futuroscope
Karang Kristal Raksasa di tepi danau.  Kinemex dengan teater terbuka di tepi danau tempat duduk dengan gradasi warna).  Jembatan melayang di atas danau memungkinkan sirkulasi pengunjung yang lebih variatif sehingga sudut pandang terhadap bangunan futurity yang monumental juga lebih veriatif

Melintasi danau menuju ke bangunan symbol Futuroscope. 
Futuroscope
Jarak yang cukup jauh dari perhentian bis umum ke dalam tapak Futuroscope tidak mengurangi daya tarik mega proyek ini. 

Futuroscope yang terletak di kota Poiters, Prancis, merupa­kan pusat rekreasi baru yang menawarkan keterpaduan antara kegiatan rekreasi, belajar, dan bekerja.  Sebagai salah satu daerah pariwisata, Futuroscope sangat menonjolkan pengolahan sirkulasi, baik dalam hubungan antargu­bahan massa bangunan di dalam tapak (side plan), maupun sirku­lasi di dalam masing-masing bangunan.
Di setiap bangunan, sejak awal alur sirkulasi sudah diatur dengan tiang-tiang pembatas untuk antrian masuk.  Begitu pentingnya faktor sirkulasi pengunjung ini sehingga mereka juga memanfaatkan pengungkit hidrolis yang mampu mengangkat layar seluas dua lapangan tenis, untuk memungkinkan arus satu arah.
Futuroscope
Simbol dari Futuroscope:
Le Pavilion du Futuroscope
Matahari yang terbit
di atas dunia yang terus
berubah.