Tampilkan postingan dengan label sekuen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sekuen. Tampilkan semua postingan

Desain Rumah Sculpture - Bagian Kedua (Sekuen Yang Mengalir)



Desain Rumah Sculpture

Karena klien tak menginginkan ruang tamu, ruang penerima (foyer) - sebagai sekuen pertama - didesain berukuran 2.5 x 2 meter.  Ruang ini akan disatukan dengan galeri, dengan plafon yang direncanakan setinggi 4 meter, dan akan disekat tembok setinggi 2 meter.
Sekuen kedua berupa galeri, berbentuk lorong panjang.  Sebelah kiri galeri akan dihiasi kolam dengan gemericik air, agar borkesan homy.  Dan jendela-jendela kaca lebar akan digunakan untuk menciptakan keleluasaan sudut pandang ke arah taman.
Desain Rumah Sculpture
Ruang makan dan ruang keluarga ada­lah sekuen ketiga, yaitu klimaks perjalanan seseorang dari pintu masuk (entrance).  Esensinya, secara sekuen antarruang seperti mengalir, tetapi secara visual kita tidak bisa melihat kegiatan apa yang beriangsung di ruang tersebut.
Warna keseluruhan bangunan direnca­nakan warna abu-abu, dengan alasan untuk menciptakan kesan simper, kontras dari kesibukan kota, dan "ketenangan" bagi pemilik rumah.

Desain Rumah Sculpture - Bagian Pertama



Desain Rumah Sculpture
Dengan tapak yang dirancang di tengah lahan, sketsa rumah tinggal bergaya modern ini berkesan bagai sebuah sculture

Perancangan rumah tinggal di atas lahan yang sangat luas­3600 meter persegi - berpe­gang pada permintaan klien untuk mem~ buat rumah dengan letak yang sedapat mungkin menempel pada garis sempadan.
Sketsa rumah tinggal keluarga lrwan Kamdani ini diproyeksikan terdiri dari dua lantai. lr.  Andra Matin, sang arsitek, mener­jemahkan keinginan klien dalam bentuk desain bangunan yang bergaya minimalis dan simpel.  Setelah menyesuaikan dengan kondisi tanah, yang terbayang adalah ke­sempatan mernbuat desain rumah dengan empat buah tampak, di samping letak bangunan yang tepat di tengah lahan sehingga berkesan bagai sebuah sculpture di atas tanah.
Konsep yang ditawarkan adalah desain sesimpel mungkin, tetapi tetap memiliki atmosfer, sekuen (pembagian ruang), dan unsur kejutan (surprise) yang membuatnya tetap berkesan istimewa.